20 July 2026

Sudah Tidak Layak Lagi, Tahun 2027 Pemerintah Pusat Bangun Gedung Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi


BAGANSIAPIAPI-Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia menargetkan seluruh kabupaten/kota memiliki kantor imigrasi yang layak dan representatif. Salah satunya kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi. Untuk saat ini tahapan perencanaan sudah selesai ditender. PT.Pola Data Consultant (PDC) sebagai pemenang tender pengadaan jasa konsultansi konstruksi perencanaan renovasi dan peluasan gedung kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi tersebut.

Rencana pembangunan kantor Imigrasi Bagansiapiapi ini tidak terlepas dari kerja keras dan upaya kepala kantor Imigrasi, Arief Satriawan, SH.,M.SI dan jajaran yang selalu proaktif mengusulkan program pembangunan gedung baru ke pemerintah pusat.

Usulan pembangunan gedung kantor baru ini merupakan langkah tepat yang diambil oleh Arief Satriawan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kenyamanan pegawai.

Tidak hanya hayalan, berkat upaya dan kerja keras kepala kantor imigrasi Bagansiapiapi dan jajaran, pembangunan kantor akan direalisasikan pada tahun 2027 mendatangkan.

Kepala kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi, Arief Satriawan, SH., M.SI saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (15/07/2026) membenarkan rencana pembangunan gedung kantor imigrasi yang baru tersebut.

Ia juga menceritakan sejarah awal perjuangan untuk mewujudkan pembangunan kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi.

” Sebenarnya ini agak lucu ceritanya, waktu itu saya lagi dinas kantor di Batam, Saya menerima SK pada pukul 23.00 Wib malam, pada saat saya menerima SK teman-teman memberikan ucapan selamat kepada saya menjadi kepala kantor. Saat itu teman-teman pada ketawa, saya pun merasa heran ada apa ini. Kemudian ditunjukkan teman foto-foto sebelumnya mereka berkunjung ke Bagansiapiapi. Saya lihat kok kantornya seperti gedung sekolah SD, ini sudah ngak layak lagi untuk dibuat perkantoran, ” kata kepala kantor Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi, Arief Satriawan.

Dijelaskan, perjuangan untuk membangun kantor imigrasi tidak hanya sampai disitu, dirinya kembali ke jakarta melakukan berbagai upaya.

“Esoknya saya kembali ke jakarta, saya konsultasi sama teman, kemudian diarahkan agar saya berkonsultasi dengan yang membidangi pembangunan kantor. Setelah dilantik saya masuk kantor pertama kalinya. Pertama saya datang membahas pembangunan kantor dan data-data terkait anggaran. Intinya saya ingin kantor baru. Kemudian saya panggil teman-teman semua, waktu Itu hari Kamis siang, dokumen banyak mau disiapkan, saya suruh teman-teman menyiapkan semuanya seperti surat tanah dan data-data pendukung yang lainnya. Setelah itu semua dokumen persyaratan berhasil diupload.
Pada minggu depannya baru saya kembali melobi ke jakarta lagi. Ada dua program yang diajukan, gedung kantor dan mess buat perumahan dinas, ” sebutnya.

Dijelaskan Arif, karena tidak bisa dua program sekaligus diusulkan maka pihak pemerintah pusat meminta untuk memilih antara satu, kantor atau mess. maka pihaknya memilih pembangunan kantor karena kondisi nya sudah tidak layak, dibangun terakhir pada tahun 1994 dengan material terbuat dari kayu.

“Kita menghadap pimpinan di pusat, alhamdulillah kita diprioritaskan. Untuk proses pelelangan perencanaan sudah selesai dan insyaallah tahun 2027 dilanjutkan program pembangunan fisiknya karena di tahun 2026 tidak ada program pembangunan fisik diseluruh Indonesia. Nah mengapa saya berkeinginan kuat untuk membangun kantor imigrasi ini karena dulunya roda kehidupan di Bagansiapiapi bagus sekali, sementara kantor-kantor lain pada lari dari Bagansiapiapi seperti Bea Cukai dan Lapas. Saya ingin membangun lah bagaimana intinya roda kehidupan dan perekonomian masyarakat di Bagansiapiapi bisa kembali berjalan dengan baik dan mengingat historisnya Bagansiapiapi juga, ” ujarnya. .

Arief mengungkapkan bahwa ada rencana pemindahan kantor imigrasi ke Bagan Batu, namun dirinya kurang setuju dengan tawaran itu karena ia ingin imigrasi tetap di Bagansiapiapi.

” Memang sudah ada ditawarkan kantor imigrasi pindah ke Bagan Batu, kalau imigrasi pindah tentu Bagansiapiapi tambah sunyi lagi. Saya berharap Bagansiapiapi berkembang lagi. Tentunya untuk kelancaran pembangunan gedung kantor imigrasi nanti kami berharap dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan pembangunan gedung kantor imigrasi ini.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk desain pembangunan gedung kantor imigrasi yang baru berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) tahun 2023.

“Desain pembangunan gedung kantor kita yang baru berkaitan dengan kearifan lokal dan dibangun dua lantai, ” pungkasnya. (Ag)